Senin, 10 Desember 2012

PENGALAMAN KULIAH DI UNIVERSITAS BRAWIJAYA



Seperti yang kita ketahui bahwa Universitas Brawijaya adalah universitas yang termasuk kedalam deretan universitas bergengsi di Indonesia. Banyak para calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan di Universitas Brawijaya. Baik para calon mahasisiwa dari berbagai sekolah menengah, maupun calon mahasiswa dari berbagai akademik dan universitas lain yang ingin menempuh program alih jenjang di Universitas Brawijaya. Tidak sedikit dari para calon mahasiswa tersebut harus gigit jari, karena mereka tereliminasi dari persaingan tes ujian masuk di Universitas Brawijaya. Dan tidak memiliki kesempatan untuk belajar di Universitas Brawijaya. Maka dari itu saya sangat bersyukur dapat memiliki kesempatan untuk  belajar dan menempuh pendidikan di Universitas Brawijaya.
Saat pertama kali saya belajar dan merasakan bangku kuliah di Universitas Brawijaya, saya merasa takjub dengan fasilitas lengkap dan bangunan megah yang mendukung semangat belajar para siswanya. Karena seperti yang kita ketahui bahwa fasilitas belajar dan suasana tempat belajar juga sangat berpengaruh terhadap ketertarikan belajar siswa. Di universitas ini saya juga merasa senang dapat bertemu dengan teman-teman dari berbagai kota dan provinsi di Indonesia. Tidak hanya itu, saya juga sering bertemu dengan para mahasiswa yang berasal dari luar negeri, yang tidak pernah saya temukan di tempat kuliah saya sebelumnya.
Selama belajar di Universitas Brawijaya, saya juga merasakan suka duka disana. Karena kita sadari bahwa tidak selamanya kita akan merasakan senang pada suatu tempat yang sangat asing dengan kita. Hal itu sama dengan yang saya rasakan, saya juga sering merasa asing dengan keadaan dan situasi di sekitar kampus. Maklum saya adalah mahasiswa pendatang, jadi masih harus beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Dan tidak hanya itu, mungkin saya juga harus beradaptasi dengan sistem belajar yang ada di Universitas Brawijaya. Mungkin hal ini dikarenakan di akademik tempat belajar saya sebelumnya, penyampaian materi dijelaskan secara detail dengan memberikan contoh-contoh konkrit dan berdasarkan dengan fakta yang ada di lapangan.
Namun sistem belajar di Universitas Brawijaya sangat berbeda dengan sisitem belajar saya sebelumnya. Mungkin hal ini dikarenakan para pendidik yang menganggap para mahasiswanya sudah banyak mengetahui dan memahami suatu materi. Karena seperti yang kita ketahui bahwa Universitas Brawijaya memilih, memilah, dan menjaring para calon mahasiswa dengan bobot pengetahuan yang berkualitas. Namun pada kenyataannya masih banyak dari mereka yang belum memahami suatu materi, karena penjabaran suatu materi tersebut yang dirasa kurang detail dan masih belum jelas.
Maka dari itu sama halnya dengan saya sebagai mahasiswa, yang sejujurnya masih banyak materi yang kurang saya pahami dan mengerti. Akan tetapi penjelasan yang saya dapat tidak bisa menjawab tanda tanya saya selama ini mengenai hal-hal yang belum saya peroleh di akademi saya sebelumnya.

1 komentar: