Seperti yang kita ketahui bahwa
Universitas Brawijaya adalah universitas yang termasuk kedalam deretan
universitas bergengsi di Indonesia. Banyak para calon mahasiswa yang ingin
menempuh pendidikan di Universitas Brawijaya. Baik para calon mahasisiwa dari
berbagai sekolah menengah, maupun calon mahasiswa dari berbagai akademik dan
universitas lain yang ingin menempuh program alih jenjang di Universitas
Brawijaya. Tidak sedikit dari para calon mahasiswa tersebut harus gigit jari,
karena mereka tereliminasi dari persaingan tes ujian masuk di Universitas
Brawijaya. Dan tidak memiliki kesempatan untuk belajar di Universitas
Brawijaya. Maka dari itu saya sangat bersyukur dapat memiliki kesempatan
untuk belajar dan menempuh pendidikan di
Universitas Brawijaya.
Saat pertama kali saya belajar dan
merasakan bangku kuliah di Universitas Brawijaya, saya merasa takjub dengan
fasilitas lengkap dan bangunan megah yang mendukung semangat belajar para
siswanya. Karena seperti yang kita ketahui bahwa fasilitas belajar dan suasana
tempat belajar juga sangat berpengaruh terhadap ketertarikan belajar siswa. Di
universitas ini saya juga merasa senang dapat bertemu dengan teman-teman dari
berbagai kota dan provinsi di Indonesia. Tidak hanya itu, saya juga sering
bertemu dengan para mahasiswa yang berasal dari luar negeri, yang tidak pernah
saya temukan di tempat kuliah saya sebelumnya.
Selama belajar di Universitas
Brawijaya, saya juga merasakan suka duka disana. Karena kita sadari bahwa tidak
selamanya kita akan merasakan senang pada suatu tempat yang sangat asing dengan
kita. Hal itu sama dengan yang saya rasakan, saya juga sering merasa asing
dengan keadaan dan situasi di sekitar kampus. Maklum saya adalah mahasiswa
pendatang, jadi masih harus beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Dan tidak
hanya itu, mungkin saya juga harus beradaptasi dengan sistem belajar yang ada di
Universitas Brawijaya. Mungkin hal ini dikarenakan di akademik tempat belajar
saya sebelumnya, penyampaian materi dijelaskan secara detail dengan memberikan
contoh-contoh konkrit dan berdasarkan dengan fakta yang ada di lapangan.
Namun sistem belajar di Universitas
Brawijaya sangat berbeda dengan sisitem belajar saya sebelumnya. Mungkin hal
ini dikarenakan para pendidik yang menganggap para mahasiswanya sudah banyak
mengetahui dan memahami suatu materi. Karena seperti yang kita ketahui bahwa
Universitas Brawijaya memilih, memilah, dan menjaring para calon mahasiswa
dengan bobot pengetahuan yang berkualitas. Namun pada kenyataannya masih banyak
dari mereka yang belum memahami suatu materi, karena penjabaran suatu materi
tersebut yang dirasa kurang detail dan masih belum jelas.
Maka dari itu sama halnya dengan
saya sebagai mahasiswa, yang sejujurnya masih banyak materi yang kurang saya
pahami dan mengerti. Akan tetapi penjelasan yang saya dapat tidak bisa menjawab
tanda tanya saya selama ini mengenai hal-hal yang belum saya peroleh di akademi
saya sebelumnya.

disana asrama apa kost? biaya hidup gimana?
BalasHapus