Ingin rasanya aku ukir semua
cerita dalam tulisan - tulisan itu,
barangkali suatu saat kau temukan aku dalam tulisanku,
tapi jemariku tak sanggup untuk bergerak lagi.
Aku bermain – main dalam kebisuan,
Berbicara dengan hati sembari bersandar dalam imajinasi.
berdiri diatas roda ketidak pastian,
berharap tak ada lambaian tangan sebagai ungkapan selamat
tinggal,
seperti yang sudah – sudah.
Maka cukuplah kutitipkan lembaran cerita ini pada tuhan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar