Senin, 10 Desember 2012

PENGALAMAN MENJALANI OSPEK DI UNIVERSITAS BRAWIJAYA




Kita semua mengerti akan tujuan pengadaan Ospek di setiap universitas. Ospek diadakan dengan tujuan perkenalan antara mahasiswa baru dengan lingkungan  kampusnya. Agar mereka dapat lebih mudah beradaptasi dengan suasana baru, dapat menemukan teman-teman baru, dapat mengetahui kakak-kakak senior mereka, dapat mengenal lebih jauh tentang apa yang ada di lingkungan kampus. Namun selama saya belajar di universitas ini,saya juga sempat merasa kurang pas dengan pengadaan ospek yang sepertinya tidak dipersiapkan dan tidak diatur dengan sedemikian rupa untuk program  alih jenjang. Sehingga sempat membuat peserta dari Seleksi Alih Program ospek bingung. Kami para mahasiswa baru dari Seleksi Alih Program merasa dirugikan dengan informasi Ospek yang kurang jelas. Pada saat sebelum pelaksanaan Ospek, kami merasa bingung, apakah Ospek yang kami jalani nanti akan sama dengan Ospek para mahasiswa baru reguler. Kami bertanya-tanya apakah nanti pada saat ospek kita akan diperlakukan sama dengan  mahasiswa baru reguler. Kami mengetahui bahwa Ospek selalu mewajibkan para pesertanya untuk membawa atribut-atribut sebagai syarat mengikuti ospek. Dan pada saat itu kami bingung dengan atribut-atribut dan alat-alat apa saja yang harus kami bawa saat pelaksanaan ospek nanti. Tidak  satupun dari kami yang mengetahui  siapa yang bertanggung jawab atas pelaksanaan ospek ini. Dan  kami pun bingung kepada siapa kami 
harus bertanya, karena kami sama halnya seperti mahasiswa baru pada umumnya yang tidak begitu  mengenal dan mengetahui berbagai hal di universitas barunya. Meskipun  kami mungkin tidak seperti mahasiswa baru reguler yang banyak dari mereka adalah remaja yang mesti masih harus dibimbing dalam mengenal lingkungan barunya. Akan tetapi pada kenyataanya, kami pun juga butuh bimbingan dan informasi yang jelas  mengenai rencana-rencana acara yang akan diadakan universitas. Karena kami juga merupakan mahasiswa baru yang belum mengetahui lingkungan barunya. Sehingga sempat terbesit dalam benak saya, mengapa kami ini di anak tiri kan???. Kami merasa dilempar kesana kemari seperti bola yang dioper para pemain sepak bola. Kami bertanya ke satu orang yang kami anggap dapat memberi penjelasan mengenai informasi ospek khususnya bagi mahasiswa Seleksi Alih Program, namun kami disarankan untuk bertanya  ke orang lain, setelah bertanya ke orang lain, kami disarankan untuk bertnya ke orang yang lainnya.
Dan pada akhirnya kami pun bingung, siapakah sebenarnya yang bertanggung jawab  atas kebingungan kami pada saat itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar