Rabu, 19 Desember 2012

Dari Ibu untuk Seorang Penuntut Ilmu


Wanita itu telah menghabiskan lebih dari separuh usianya,
Hanya demi seseorang yang seringkali mengecewakan hatinya.
Lantunan kasih sayang masih saja ia dendangkan dengan penuh kemerduan,
laksana purnama yang setia mengindahkah langit malam.
Wanita itu hadir sebagai ungkapan kasih tuhan pada makhluknya.

Ibu..
Begitulah sebutan untuknya yang ia ajarkan padaku dulu.
Pejuang dalam kehidupanku..
Pelibur dalam laraku..
Penguat dalam keputus asaanku..

Satu setengan tahun yang lalu...

Pergilah nak..
Ubahlah nasibmu dengan ilmu..
Aku tak akan mampu membekalimu harta..
Hanya ilmu yang mampu aku persembahkan
Untuk membahagiakanmu kelak..
Aku disini akan berdo’a untukmu,
Dan akan mengupayakan untuk semua yang kau butuhkan..

Ooh.. ibuku..
Aku harap perjuanganmu untukku tak sia - sia
  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar