Namaku kichi dalam bahasa jepang artinya keberuntungan, dengan nama ini aku
berharap kelak tuhan benar – benar menjadikanku orang yang begitu beruntung. Aku
bukan orang jepang ataupun memiliki keturunan jepang tapi entah kenapa orang
tuaku memberikan nama itu. Aku seorang
mahasiswi dengan karakter easy going dan
juga agak pendiam, tapi kalau udah kenal enggak juga kok. Walaupun cablak diam – diam aku suka
nangis dan begitu sensitif. Tadi siang aku berjalan pulang menyusuri jalanan tikus, aku melangkah santai
dijalan yang sama sekali tak ramai itu. Ketika
langkahku sampai di salah satu sudut rumah warga, kulihat seorang ayah menemani
balita perempuannya bermain sepedah, keduanya tampak begitu hangat. Teringat masa
kecilku dulu, tak pernah aku dan ayahku seperti itu, karena ayahku begitu
tempramen,tak jarang hukuman fisik aku dapatkan. Ku ayunkan langkah kakiku dengan
sesimpul senyum, melihat ayah dan anak itu bahagia.
“Ayah aku tadi ikut lomba makan kerupuk, aku menang ayah.” Begitulah yang
aku ingat, kata – kata yang aku sampaikan pada ayahku saat aku memenangkan
lomba makan kerupuk saat kecil dulu. “Menang lomba makan kerupuk itu bukan sesuatu yang membanggakan” Dengan nada tak
suka begitulah ayahku menanggapi. Saat itu aku hanya diam, melangkah lunglai sambil
mengernyitkan dahi dengan hati kecewa. (Bersambung)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar