Sabtu, 26 Januari 2013

Jangan Begitu Ayah



Namaku kichi dalam bahasa jepang artinya keberuntungan, dengan nama ini aku berharap kelak tuhan benar – benar menjadikanku orang yang begitu beruntung. Aku bukan orang jepang ataupun memiliki keturunan jepang tapi entah kenapa orang tuaku memberikan nama itu.  Aku seorang mahasiswi dengan  karakter easy going dan juga agak pendiam, tapi kalau udah kenal enggak  juga kok. Walaupun cablak diam – diam aku suka nangis dan begitu sensitif. Tadi siang aku berjalan pulang  menyusuri jalanan tikus, aku melangkah santai dijalan yang sama sekali tak ramai itu.  Ketika langkahku sampai di salah satu sudut rumah warga, kulihat seorang ayah menemani balita perempuannya bermain sepedah, keduanya tampak begitu hangat. Teringat masa kecilku dulu, tak pernah aku dan ayahku seperti itu, karena ayahku begitu tempramen,tak jarang hukuman fisik aku dapatkan. Ku ayunkan langkah kakiku dengan sesimpul senyum, melihat ayah dan anak itu bahagia.
“Ayah aku tadi ikut lomba makan kerupuk, aku menang ayah.” Begitulah yang aku ingat, kata – kata yang aku sampaikan pada ayahku saat aku memenangkan lomba makan kerupuk saat kecil dulu. “Menang lomba makan kerupuk itu  bukan sesuatu yang membanggakan” Dengan nada tak suka begitulah ayahku menanggapi. Saat itu aku hanya diam, melangkah lunglai sambil mengernyitkan dahi dengan hati kecewa.  (Bersambung)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar